Keterlibatan dalam Organisasi Internasional

Status Taiwan dimata internasional tampaknya masih belum mendapatkan pengakuan. Hal tersebut terliahat dari sulitnya Taiwan untuk akti dalam organisasi internasional. Contohnya, Taiwan sudah menjadi anggota WHO sejak organisasi tersebut didirikan pada tahun 1948. Namun, pada tahun 1972 Taiwan dipaksa keluar dari WHO akibat tekanan dari Republik Rakyat China (RRC) kepada negara-negara anggota lain. Itu menandakan bahwa WHO yang seharusnya mengemban misi kemanusiaan di seluruh dunia tanpa pandang bulu ternyata tidak berdaya menghadapi tekanan politik.

Sebagai dampak kebijakan “Satu China” yang dilancarkan RRC, Taiwan dikucilkan dari berbagai keanggotaan organisasi internasional, termasuk WHO. “Namun, sejak sepuluh tahun lalu hingga kini Taiwan terus berupaya melobi WHO dan negara-negara anggota termasuk Indonesia agar Taiwan kembali ke dalam keanggotaan. Terakhir, Presiden Taiwan, Chen Shui Bian, 11 April lalu menulis surat kepada Direktur Jenderal WHO, Margaret Chan, agar permohonan negaranya menjadi anggota dibahas pada pertemuan tahun ini.
“Namun, sampai sekarang belum ada tanggapan dari WHO mengenai surat dari Presiden Chen tersebut.

Selain di WHO, Taiwan juga tidakmendapatkan kursi anggota di PBB karena keberadaan Cina didalamnya.

Namundalam bidang ekonomi, Taiwan mengalami kemajuan yang cukup pesat. Perdagangan asing telah menjadi mesin pertumbuhan ekonomi Taiwan yang cepat selama 40 tahun terakhir. Ekonomi Taiwan tetap berorientasi-ekspor, jadi dia tergantung pada rezim perdagangan terbuka dan tetap rawan terhadap penurunan ekonomi dunia. Jumlah perdagangan total telah meningkat lebih dari lima-kali lipat pada 1960-an, menjadi hampir 10 kali-lipat pada 1970-an, dan dua kali-lipat pada 1980-an. Pada 1990-an hanya melihat pertumbuhan yang sedang.

Komposisi ekspor juga berubah dari hasil pertanian menjadi barang industri. Sektor industri elektronik merupakan sektor terpenting dari ekspor Taiwan dan merupakan penerima terbesar dari investasi A.S. Taiwan menjadi anggota World Trade Organization (WTO) sebagai “Wilayah Bea terpisah Taiwan, Penghu, Kinmen dan Matsu” pada Januari 2002.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: